seperti hitam yang gelapnya menjadi terang

seperti putih yang terangnya menjadi gelap

seperti hatiku dikala busur panah menancapnya

seperti bibirku dikala busur itu mengelukannya…

sungguh warna hidup terlalu basi untuk dilalui.

ketajaman lidah yang membekukannya bukan lagi hujatan yang menyengsarakan

tapi berbalik…

menjadi suatu kenangan yang tak kan terlupakan!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.